Keutamaan Bulan Dzulhijjah 10 Hari Pertama

  • Bagikan
Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Keutamaan Bulan Dzulhijjah, Bulan Dzulhijjah telah datang menyapa kita di tahun ini.

Sebuah bulan yang sangat dimuliakan oleh Islam, bulan yang di dalamnya terdapat bermacam amalan mulia yang dapat mendatangkan limpahan pahala dan ampunan untuk kita semua.

Sebagai muslim, sudahkah kita tahu tentang keutamaan bulan Dzulhijjah 10 hari pertama ?

Baca Juga : Hukum Sedekah Jariyah Online Beserta 4 Penjelasannya

Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah adalah mutlak hari-hari terbaik yang ada dunia.

Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Keutamaan Bulan Dzulhijjah 1

Hal itu karena ibadah-ibadah utama berkumpul di hari-hari itu dan tidak dapat ditemukan di hari-hari lainnya seperti ibadah manasik haji dan syari’at berkurban pada hari ‘Id (hari raya) dan hari-hari Tasyriq.

Imam al-Bukhari dalam shahihnya meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhuma dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda:

مَا الْعَمَلُ فِي أَيَّامِ الْعَشْرِ أَفْضَلُ مِنَ الْعَمَلِ فِيْ هَذِهِ، قَالُوا: وَلاَ الْجِهَادُ؟ فَقَالَ: وَلاَ الْجِهَادُ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ يُخَاطِرُ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ بِشَيْءٍ…

“Tidak ada amalan yang lebih utama dari amalan di sepuluh hari pertama Dzulhijjah ini.

Mereka bertanya, ‘Tidak juga jihad?’ Beliau menjawab, ‘Tidak juga jihad, kecuali seorang yang keluar menerjang bahaya dengan dirinya dan hartanya sehingga tidak kembali membawa sesuatu pun.’” (HR. Al-Bukhari No.457)

Terdapat keutamaan Bulan Dzulhijjah beramal di sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Hal ini diterangkan dalam hadits Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma yang berbunyi sebagai berikut:

« مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ ». يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ « وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ ».

“Tidak ada satu amal saleh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal saleh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama keutamaan bulan Dzulhijjah).” (HR. Abu Daud no. 2438)

Para ulama telah membahas topik ini, mayoritas dapat ditarik kesimpulan, yakni sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah lebih utama dari sepuluh hari terakhir Ramadhan,

Dan sepuluh malam terakhir Ramadhan lebih utama dari sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah. Hari ini karena keutamaan Bulan Dzulhijjah malam Ramadhan dilihat dari adanya malam Qadar dan ini untuk malamnya.

Sementara sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah diutamakan hari-harinya dilihat dari adanya hari ‘Arafah, hari penyembelihan dan hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah).

Imam Ibnu Taimiyah rahimahullah memberikan penjelasan menarik atas pertanyaan ini, Beliau berkata, “Sepuluh hari pertama Dzulhijjah lebih utama dari sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Dan Sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan lebih utama dari sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah. (Majmu’ Fatawa, 25/287)

Satu yang harus kita pahami terlebih dahulu di sini adalah membandingkan antara perkara-perkara baik tidak bermaksud merendahkan dari yang lebih utama, bahkan hal ini dapat menjadi pendorong kita untuk melipatgandakan amal saleh di setiap keutamaan yang dimiliki hari-hari tersebut.

Ketika bulan Dzulhijjah ini juga merupakan bulan di mana Islam disempurnakan.

Saat Rasullallahu Shalallahu Alaiahi Wassalam melalakukan haji wada’ tepat pada hari Jumat di padang Arafah, turun ayat Alquran yang menyatakan di hari itu Islam telah disempurnakan. Hal itu termuat di surat Al-Maidah ayat tiga:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

“Pada hari ini telah Aku sempurnakan bagi kalian agama kalian, dan telah Aku sempurnakan nikmat-Ku atas kalian, dan Aku telah meridhai Islam itu agama bagi kalian.” (Qs. Al Maidah:3)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *