Mengenal Lebih Dekat Kucing Somali Dan Kucing Ragdoll

0 82

Pada kesempatan kali ini saya akan meberikan info seputar kucing somali dan kucing Ragdoll dan di artikel sebelumnya saya sudah memberikan tips mengatasi kucing tidak mau makan, maka dari itu kita langsung saja ke topik utama dan memperkenalkan ras kucing yang unik ini, Kucing Somali, merupakan ras kucing yang asal mulanya masih banyak diperbincangkan. Beberapa pendapat mengatakan bahwa Somali merupakan akibat dari mutasi genetik alami ras kucing Abyssinian.Ada perbedaan antara jenis kucing somali dan Kucing Ragdoll maka dari itu mandirisaja.com akan merangkum lebih jelas tentang jenis kucing ini Namun, pendapat lain mengatakan bahwa Somali merupakan hasil cross-breeding di Inggris sekitar tahun 1940.

Informasi Seputar Kucing Somali Dan Kucing Ragdoll

Ras kucing Abyssinian berbulu panjang pertama kali terlahir di Amerika Serikat, tepatnya pada tahun 1953. Pada saat itulah cat fanciers mengalami krisis kepanikan karena standarisasi untuk ras kucing Abyssinian memang tidak berbulu panjang.Meski banyak peternak kucing yang berusaha melenyapkan ras kucing baru ini, namun sedikit demi sedikit, ras kucing baru ini cukup pesat dalam meraih penggemar. Hal tersebut disebabkan oleh karena keindahan dan kecantikan dari kucing Somali.

kucing somaliMengetahui perkembangan tersebut, ras kucing Somali lalu dikembangbiakan. Selain itu, tidak sedikit peternak kucing yang melakukan breeding terhadap ras kucing Abyssinian-Longhair ini. Sekitar pada tahun 1975, CFA (Cat Fanciers’ Association) memberikan pengakuan terhadap ras kucing Somali ini, diikuti oleh TICA (The International Cat Association) dan FIFe (Fédération Internationale Féline) yang akhirnya juga memberikan pengakuan.

Kucing Somali dikenal sebagai ras kucing yang unik dan cantik karena warna bulunya. Selain itu, ia memiliki marking wajah yang cukup mencolok, dengan bentuk telinga yang lebar, dan bulu ekor yang tebal. Kepala kucing somali berbentuk segitiga, sedikit bulat. Keistimewaannya juga terlihat dari mata Somali yang besar dan berbentuk almond dihiasi dengan warna tembaga atau hijau. Sedangkan pada wajahnya terlihat garis-garis gelap di pipi dan alisnya. Kecantikannya makin terpancar karena Somali memiliki tubuh yang berotot, anggun dan atletis, lengkap dengan tulang kaki yang kecil namun kokoh. Somali memiliki jenis bulu yang ukuran panjangnya sedang dengan tekstur yang halus dan lembut. Pola warna bulunya adalah pola agouti (atau disebut juga “ticked”), pola bulu di mana terdapat lebih dari satu warna di setiap helai rambutnya. Somali memiliki empat warna bulu utama yaitu, ruddy brown (burnt sienna), red (sorrel), blue, dan juga fawn.

kucing somali

Pada dasarnya, Somali memiliki kesehatan yang cukup baik, namun beberapa penyakit seperti gingivitis, kerusakan gigi dan amiloidosis, yaitu penempukan protein pada organ juga rawan menyerang kucing Somali. Maka ia harus dipelihara dan dirawat dengan baik dan benar. Kucing Somali merupakan ras kucing yang sangat aktif, suka melompat dan suka memanjat. Selain itu, Somali merupakan salah satu ras kucing yang cukup cerdas serta memiliki rasa ingin tahu yang cukup tinggi. Karena Somali adalah kucing yang aktif dan suka bermain, maka jika Anda berniat memeliharanya, perlu dipersiapkan area yang cukup luas baginya untuk meng-eksplor dan bermain. Biasanya, untuk satu ekor kucing Somali, dibanderol dengan harga sekitar 5-7 jutaan rupiah.

Berikut dibawah ini adalah video kucing ras somali,monggo di simak videonya yang di share di jyoutube.yang sudah di tonton oleh 8 ribu pasang mata.

Related Posts
1 of 4

Apa Itu Kucing Ragnoll

kucing Ragnoll

Kucing Ragdoll termasuk salah satu dari sekian banyak kucing ras yang lahir pada jaman modern. Kucing ini diciptakan pertama kali oleh Ann Baker dengan menyilangkan dua ekor kucing yang masih membawa genetik anggora dan persia. Cerita dimulai pada tahun 1960 an di Amerika serikat ketika seorang peternak kucing Persia bernama Ann Baker ingin mengkawinkan kucing betina kesayangan miliknya. Ann kemudian meminjam seekor kucing jantan bernama Blackie yang berwarna hitam pekat milik Mrs Pannels tetangganya . Blackie sepintas sangat mirip dengan kucing ras Persia, sedangkan induk Blackie yaitu Josephine justru memiliki fisik yang mirip dengan kucing Anggora berwarna putih

Pada suatu ketika kucing Josephine terlindas mobil sehingga harus menjalani perawatan di sebuah rumah sakit hewan. Josephine terpaksa harus kehilangan salah satu matanya akibat insiden tersebut namun anggota tubuh yang lain dapat sembuh secara total. Pasca kecelakaan Ann Baker mengamati adanya perubahan perilaku pada Josephine yang lebih tenang dan lebih tahan dari penyakit. Hingga pada akhirnya kucing tersebut dapat kembali hamil dan melahirkan beberapa anak.

Karena kecintaannya, Ann Baker berniat mengembangbiakkan keturunan dari Josephine secara lebih serius. Salah satu keturunan dari Josephine adalah seekor kucing jantan bernama Daddy Warbucks. kucing bernama Daddy ini juga memiliki “penyimpangan” ciri fisik dari ayahnya Blackie. Karena adanya keunikan khusus, maka Ann Baker sering meminjam Daddy untuk mengawini kucing betina miliknya hingga pada akhirnya munculah kucing yang memiliki garis darah keturunan Blackie, Daddy dan Josephine yang dinamai ras Ragdoll. Kucing ragdoll diduga membawa gen Persia, Anggora dan Burma.

Keunikan ras baru ini mendorong Ann Baker untuk mendirikan sebuah asosiasi khusus penggemar kucing Ragdoll. Dengan dibentuknya sebuah organisasi diharapkan kucing ragdoll diakui oleh FCI sebagai varian baru. Pada suatu hari datanglah sepasang suami istri membeli sepasang kucing ragdoll dari Ann Baker. Mereka mencoba membiakkan kucing ras Ragdoll hingga mencapai titik kestabilan atau hingga generasi ke 6. Melalui pembiakan yang ketat dan selektif akhirnya kucing ras ragdoll mencapai titik stabil yang sudah stabil dan dapat dijadikan acuan baku sifat siafat ras ragdoll. Setelah mendapatkan standar ras ragdoll maka berdiri lah organisasi RFCI (Ragdoll Fanciers Club International). Organisasi ini bekerja membuat panduan mengembangbiakkan kucing ragdoll serta mempromosikan kucing ras tersebut ke seluruh dunia.

Ragdoll adalah kucing bertubuh besar bahkan mendapat gelar sebagai kucing terbesar di dunia versi Guiness Book Record. Dadanya membusung lebar dengan panggul yang besar pula. Berat tubuh ragdoll jantan antara 5,5 hingga 9 kilo sedangkan betina 5,4 hingga 7 kilogram. Kucing ragdoll memiliki bulu yang lembut dengan panjang sedang. Warna dasar yang paling sering ditemui yaitu mitted, van, warna point (solid, lynx dan tortie) serta bicolor atau dua warna. Genetik seal point berpengaruh pada pembentukan warna biru pada mata ragdoll. Dalam kontes kucing, warna biru yang dominan lebih disukai para juri.Beberapa pecinta kucing yang masih baru terkadang bingung membedakan antara kucing ragdoll dengan Birmans karena kemiripannya. Cara termudah untuk membedakan cukup dengan melihat ukuran badan dimana kucing ragdoll terlihat lebih besar dan warna pada dagu putih pada kucing ras ragdoll.

Video Kucing Ragdoll

Demikian informasi seputar pengenala kucing somali dan kucing ragdoll semoga bisa bermamfaat buat kalian yang ingin mengetahui beberapa jenis atau ras kucing yang belum anda ketahui,dan jangan lupa untuk share ke teman social media anda jika artikel ini bermamfaat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.